Ibrah dari Ayat Kauniyah tentang Kehidupan Lebah
Tanjungpandan, 22 Agustus 2022. Senin pagi hari seperti rutinitas minggu-minggu sebelumnya, seluruh elemen Pengadilan Agama Tanjungpandan mengikuti Apel Pagi. Apel Pagi dimulai dari pembukaan, pembacaan Kode Etik Perilaku Hakim, Delapan Nilai-Nilai Mahkamah Agung, dan 10 Budaya Malu. Kemudian, dilanjutkan dengan amanat pembina apel. Pada senin yang berbahagia ini, yang menjadi pembina apel adalah Bapak Hamzah, S.Ag., M.H. selaku Wakil Ketua Pengadilan Agama Tanjungpandan.
Dalam amanatnya, Bapak Wakil Ketua menyampaikan Allah menurunkan ayat tidak hanya melalui Al-Quran, namun juga melalui tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang ada di alam semestam, atau yang biasa disebut dengan ayat kauniyah. Sedangkan ayat yang disampaikan melalui Al-Quran disebut ayat tanziliyah. Salah satu ayat kauniyah yang bisa kita ambil adalah dari kehidupan seekor lebah. Dari sekian banyak pelajaran atau ibrah yang bisa kita ambil dari kehidupan lebah, terdapat empat (4) hal yang esensial yaitu: lebah tidak pernah mematahkan ranting saat hinggap di suatu tumbuhan, sehingga ibrah yang kita bisa ambil dari hal ini adalah kita sebagai manusia hendaklah tidak mematahkan silaturahmi terhadap hubungan yang kita miliki. Kemudian, hal esensial yang kedua adalah lebah hanya mengkonsumsi nektar atau sari bunga, dimana nektar adalah sesuatu hal yang sangat manis. Ibrah yang bisa diambil adalah kita sebagai manusia hendaknya hanya memakan makanan halal bukanlah makanan haram, tidak hanya makanannya yang halal namun juga cara mendapatkan makanan tersebut diperoleh dengan cara yang halal. Selanjutnya, hal penting yang ketiga adalah lebah hanya mengeluarkan sesuatu yang bermanfaat dari tubuhnya, yaitu madu, dimana madu bisa bermanfaat untuk berbagai hal termasuk menjadi obat. Ibrah yang bisa diambil dari hal tersebut adalah kita sebagai manusia hendaknya harus selalu bermanfaat untuk orang lain, seperti hadist nabi yang selalu kita dengar yaitu khoirunnas anfauhum linnas yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Dan hal esensial tentang hidup lebah yang terakhir adalah lebah selalu hidup dalam kawanan atau gerombolan dan mempunyai pemimpin. Terkait hal ini kita bisa ambil ibrah yaitu manusia hendaknya berorganisasi dan bekerja sama, serta menghormati pemimpin. Oleh karena itu, pelajaran hidup tidak hanya melalui ayat tanziliyah namun juga ayat kauniyah atau tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari.
Amanat yang sangat bermanfaat disampaikan oleh Bapak Wakil Ketua. Setelah Bapak Wakil Ketua menyampaikan pesannya, apel pagi ditutup dengan doa, kemudian seluruh pegawai kembali ke ruangan masing-masing untuk kembali bekerja dan melaksanakan tupoksi. (ha)